PART 15 - BERHARAP

1299 Kata

Happy Reading ^_^ *** Koper Alia diletakkan di kamar utama dengan hati-hati. Selepas melakukan tugasnya, Joko pun bergegas keluar. Sebenarnya ada banyak hal yang ingin Joko tanyakan, tapi melihat sang majikan masih tidak tampak bersahabat, Joko pun memutuskan pergi. Dia hanya berharap semoga majikannya yang sangat baik dan royal itu bisa lebih tegar untuk ke depannya terlepas seterjal apa pun jalan di depannya nanti. Raut wajah Alia masih sekeras sebelumnya. Tatapannya garang dan datar--persis seperti saat dia dan Keenan berkonfrontasi. Tapi ketika sosok Joko pergi, perlahan-lahan ekspresinya mulai melunak. Bahunya merosot dan matanya memandang ke langit-langit kamar untuk menghalangi air matanya yang mau merebak. Tak ingin kesedihannya diketahui oleh orang lain, Alia pun menutup pintu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN