END

1655 Kata

Aku dan Gema keluar dari bioskop ketika jarum jam di tanganku menunjukkan pukul empat lebih sepuluh menit. Kami baru saja selesai menonton film the perfect husband. Awalnya Gema nggak mau, katanya dia nggak suka nonton film drama-romatis. Karena aku paksa, akhirnya dia mau. Tapi ya gitu, sepanjang nonton film bukannya nonton layar dia malah sibuk menatapku yang ada di sampingnya. Alhasil aku nggak bisa fokus lihat wajah tampan bang Dimas Anggara. Aku malah sibuk mengatur jantung biar nggak copot karena terlalu grogi. Sekalipun begitu, fix filmnya bikin baper parah. Aku sampek nangis dan nggak tau harus gimana lagi selain ndusel-ndusel dipelukan Gema. [author ngakak: wkwkwkwk] "Ayo kita sholat ashar," Gema meraih tanganku dan berjalan menuju masjid di Mall yang kebetulan berada di lantai y

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN