Bab 38

1769 Kata

Suasana bis yang tengah riuh itu tiba-tiba terhenti ketika semua orang melihat Gema dan Faya datang bersama, dengan tangan yang saling bertaut. Di kampus Gema adalah bintangnya. Semua kalangan dari dosen, kakak angkatan sampai penjaga kantin pun mengenal Gema. Bukan hanya karena tingkat ketampanannya yang di atas rata-rata, namun karena sifat Gema yang ramah dan baik kepada semua orang membuat semua orang menyukainya. Sedangkan di kampus, Faya hanya butiran debu. Yang keberadaannya dianggap saja tidak. Teman Faya hanya Raina, ada juga Angel, Adel dan Imam. Itu saja hanya sekedar mengenal karena pernah satu kelompok. Wajar saja, karena Faya tidak pandai bergaul dan pemalu. Dua sosok yang berbeda seperti itu, tentu saja membuat siapapun yang melihat mereka bersama seperti sekarang akan he

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN