Pagi ini keadaan rumah Faya sangat ramai. Banyak orang sibuk dengan kegiatannya masing-masing. Contohnya Bibi Hana, sedari tadi shubuh wanita tua itu tidak ada diamnya. Tubuhnya sibuk berjalan kesana kemari. Tangannya pun tak pernah kosong, selalu dipenuhi barang-barang dapur. Seperti saat ini, ia tengah membawa panci besar yang berisikan kuah soto. Tidak hanya Bibi Hana, para tetangga pun turut adil dalam urusan dapur, termasuk Oma-Nenek Galang. Sedangkan Bunda Zahrana, Ibunya Ari, kini tengah berada di kamar Faya. Mengurusi anak gadis yang akan segera dipinang itu. "Faya, kamu diem dong, Mbak nya kan jadi kesusahan ngerias kamu," ucap Zahrana seraya menyiapkan baju yang akan Faya kenakan. Matanya melirik Faya yang tengah kebanyakan tingkah. Mendengar hal itu Faya hanya cemberut, sement

