Bab 33

1608 Kata

"GEMA JAHAT BANGET SUMPAH!" Teriakan Gendis menggema di ruangan berukuran 4x4 yang bewarna pink itu. Deru nafasnya cepat, wajahnya memerah dan tangannya menarik kuat sprei kasur yang ia duduki. Emosi Gendis naik setelah mendengar cerita Faya. Mereka berdua ada di kamar Gendis. Hari ini sebelum berangkat ke kampus, Faya sengaja mampir ke rumah Gendis. Dan kini gadis itu sibuk terisak selepas menceritakan apa yang terjadi padanya kemarin sore. "Hiks..hiks..gue sedih, Ndis." Faya meluapkan semua air matanya. Gendis tentu saja takut, apalagi melihat tangis Faya yang semakin pecah. "Gue juga Fay, gue juga. Gue juga ikut gregetan dengernya," tangan Gendis mengelus punggung Faya penuh kasih sayang. "Gue ngga tau harus gimana Ndis, jujur gue suka sama Gema. Bagi gue dijodohin sama dia itu ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN