“Sayang, aku ada janji dengan rekan kuliahku, kau beristirahatlah di rumah,” ucap Kayla yang sudah bersiap dengan pakaian rapi. Tentu saja Devan tidak mempermasalahkannya, ia tahu dan percaya dengan Kayla tidak akan ada hal aneh yang terjadi. “Ya, boleh kok. Jangan terlalu lama, aku bisa khawatir,” pesan Devan dibalas anggukan kecil. “Baiklah, jika begitu aku berangkat. Jika kau ingin memakan sesuatu, cari saja di kulkas karena aku selalu menyediakan stok makanan,” pamit Kayla lalu segera berjalan ke mobil untuk bertemu dengan rekan kuliahnya. “Apa niat James kali ini? Sungguh sebenarnya aku sangat lelah bertemu dengannya setiap hari, tidak bisakah ia membiarkanku istirahat sebentar?” gerutu Kayla sepanjang jalan. Yah, rekan kuliahnya yang bernama James ini terlihat menyukai Kayla, terb

