Bab 43

1066 Kata

“Selamat datang, Kay.” Kayla menoleh ke seluruh arah, ia tidak melihat siapa pun yang mengatakannya. Tapi, suara itu sudah jelas, itu Devan. Kayla berada di sebuah tempat yang ia tidak ketahui namanya. Terakhir, Kayla hanya mendengar suara tangisan bayi lalu bayi itu berada di pelukannya. Setelah itu, Kayla merasa mengantuk dan melihat Devan mengulurkan tangannya. Mengajaknya untuk melakukan sesuatu, entah apa itu. Sedetik kemudian Kayla berada di tempat ini. Walaupun sudah berulang kali ia mengedarkan pandangan, dan mencari sosok yang mengatakan itu padanya, Kayla tidak bisa menemukannya. Semuanya tertutupi kabut, Kayla merasa berada di sebuah gunung pada pagi hari. Sebuah tangan tiba-tiba memeluk pinggangnya. Ia tidak merasakan kehangatan, melainkan dingin yang sangat luar biasa hin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN