Pelayan dirumah Leonard mulai menyajikan lemon tea iced dengan camilannya. Setelah sejenak mereka saling mengobrol, kini Mama mulai hendak mengajak Lyora untuk bicara serius bersamanya. Dan ia yakin jika setelah ia mengatakan semua ini kepada Lyora, maka Lyora akan semakin dapat bersikap sabar juga lebih mengerti menyikapi sikap dingin putranya itu. “Lyora, kamu ikut, Mama, sebentar ya. Leon, kamu bisa tunggu saja disini. Ini urusan wanita,” ucap Mama dengan tegas. Yang sungguh Leonard tak menyukai hal ini. “Ma, aku ini suaminya, Lyora. Jadi ya gak masalah dong kalau aku kepengin tahu apa saja hal yang kalian bicarakan. Oh iya ones again. Memangnya gak bisa apa kalau dibicarakannya disini saja,” bantah Leonard yang membuat Mama semakin menajamkan tatapannya. “Gak bisa! Dan dalam kamus,

