Leonard yang mulai menyadari jika kini ia mulai terpana pun, tengah berusaha untuk mengalihkan pandangannya juga mulai mengubah tatapannya menjadi sinis. “Udah siap? Jamuran tahu gak saya nungguin kamu! lelet banget sih!” Makiannya itu selalu saja berhasil membuat mood Lyora yang sebelumnya amat baik karena posisi mereka semalam, kini kembali hancur seketika. “Aku rasa wajar kalau perempuan berdandan limabelas menit lamanya. Kamu aja tadi hampir duapuluh menit!” “Udah lah gak usah banyak ngomong! Kita udah gak ada waktu lagi untuk debat!” Karena merasa kalah telak, maka Leonard berlalu begitu saja dengan segera membalikan tubuhnya dan membuka pintu kamar mereka untuk segera keluar. Karenanya, kembali Lyora putar bola matanya malas seraya ia mencebikan bibirnya sebab terlalu kesal pada Le

