Suasana intim dan syahdu begitu cepat berubah. Begitu mereka terbangun setelah kelelahan akibat pergumulan panas yang entah sampai berapa ronde, tiba-tiba mereka menjadi gugup dan salah tingkah sendiri. Tidak hanya Lea, Marshal juga. Jika sebelumnya otak mereka dipenuhi hormon cinta yang meledak-ledek sekarang tetiba saja otak mereka sadar dan kembali seperti sedia kala. Bukan perasaan cintanya yang menghilang tapi kesadarannya yang sudah kembali. Seharusnya urutannya tidak seperti tadi. Bertemu... membicarakan persoalan hubungan mereka... dapat kesepakatan... baru eksekusi. Bukannya eksekusi duluan seperti mereka. Apakah mereka sampai pada fase 'bercinta dapat menyelesaikan masalah? Lea tidak yakin dengan pemikirannya sendiri. Tapi kenapa sekarang rasanya masalah diantara mereka tidak

