❝Berjayanya sang pendaki berada di puncak bermula dari mendaki di titik terendah hingga tubuh tak mampu menahan lelahnya berjalan.❞ *** "Gue takut ga diizinin Ayah sama Bunda, Bang," ucap Alyviah yang berjalan sangat pelan bersama Aly menuju ruang TV sambil membawa secangkir minuman kesukaan ayahnya. "Tenang, gue bantu." Aly terus meyakinkan adiknya. Terlihat Ayah dan Bunda sedang bersantai sambil menonton TV. Hari ini Ayah pulang cepat karena proyek yang ditanganinya telah selesai lebih awal dari prediksi sebelumnya. Biasanya Ayah pulang ketika maghrib, bahkan larut malam. "Ayaaaaaaah, nih Alip buatin kopi." Alyviah memberikan secangkir kopi hitam kepada ayahnya setelah duduk menyempil diantara Ayah dan Bundanya. Ayah pun langsung menerimanya dengan senang hati. "Abang pijitin, ya

