Jika badai datang, bisakah aku melewatinya? Bisakah aku bahagia setelahnya?. Hening.... hanya suara burung yang terdengar, Belve dan Arianne tengah berdiskusi disebuah ruang kedap suara. Segaja mereka memilihnya, takut seseorang akan menguping pembicaraan mereka. Memang sepenting apa sih? "Yang jelas sekarang... kita akan mulai mengawasi dia," ujar Arianne sambil menyesapi teh yang tersedia. Begitu juga Belve, dia mengangguk paham dengan yang dikatakan Arianne. Brakkk!!! Suara benturan dan teriakan seseorang membuat kedua gadis tersebut sontak keluar, takut sesuatu berbahaya masuk ke castil mereka. Sesampainya dibawah tangga, Belve dan Arianne di kejutkan oleh seorang penjaga yang terkapar penuh darah. Belve takut! Namun pikiran itu buru-buru dia tepis, dan dengan depat membantu penj

