Empty [Part 21]

3199 Kata

08 AM "Good morning, Luna," bisik Derren, ketika melihat Belve menggeliat di pelukannya. Semalam, mereka tertidur dengan posisi saling berpelukan. Setelah kejadian itu, Belve meminta maaf pada Derren karena belum siap melakukan hal itu. Dan Derren, meminta maaf karena tidak bisa menahan diri. "Morning, Derren," sahut Belve pelan, dengan suara khas bangun tidur. Namun, mata Belve masih terpejam karena terasa begitu berat. Tubuh Belve juga merasa lelah dan panas, tidak seperti biasa. Belve merasa ada yang mengganjal di mata-nya, hingga merasa sakit. Belve pikir, mungkin ia kurang tidur, atau terlalu lelah menangis semalam. "Morning kiss?" bisik Derren. Sembari mengubah posisi-nya, menjadi di atas Belve. Sedangkan tangan-nya, ia gunakan untuk membelai lembut wajah Belve yang sedikit puca

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN