Phoenix Fire [Part 11]

1761 Kata

Herodotus Castle. Sepasang sayap putih, mengepak dengan anggun–nya. Di atas sebuah istana megah, dengan aura yang begitu mencekam. Belve princiella, pemilik sayap putih, yang memancarkan aura merah pekat. Mata yang sendari tadi tertutup, kini menampilkan netra merah menyala, seperti api. Rambut Belve yang semula hitam, berubah menjadi abu-abu. Bahkan kuku-kuku tajam, muncul dengan sendiri–nya tanpa Belve sadari. Emosi dan kesedihan, telah mengambil alih tubuh–nya. "Derren Gardolph," desis Belve dingin. Bersamaan dengan air matanya, yang telah berubah menjadi darah. Mata–nya terasa sakit dan panas. Namun rasa sakit itu telah tergantikan, oleh emosi yang meluap. Sedangkan di tempat lain, Derren membuka matanya cepat. Kemudian terduduk kaget, karena merasa seseorang memanggil nama–nya. Ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN