Far Away [Part 32]

2474 Kata

So far..... I can't even feel your existence. where are you? Can I come? Belve masih menunduk, melindungi tubuh dengan sayapnya yang dia lipat. Dia tau ada yang datang, aura asing terasa seiring tiupan angin yang menerpa. Belve tak bisa menggunakan kekuatan matanya entah kenapa, hanya kabut dari atas pegunungan yang terlihat. Sedangkan Shin masih fokus mengepakkan sayapnya, berjaga-jaga jika sesuatu datang tiba-tiba. Sraattt! Sebujur anak panah melesat, untung Shin punya refleks yang bagus. "Orc," gumam Shin sambil mengimbangi kepakan sayapnya. "Yang menyerang kita adalah Orc," lanjutnya. Shin menaikkan tempo kepakan sayapnya, karena Orc tidak bisa terbang maka cara terbaik adalah menghindar. "Tutup telingamu, Luna." Belve menutup telinganya, namun dia masih bisa mendengar auman

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN