Masih dengan mengenakan gaun pesta dan heels-nya Anya bergegas masuk ke dalam mobil dan mengemudikannya dengan cepat. Napasnya terengah-engah. Kerja jantungnya meningkat. Semua volume ingatan Anya hanya dipenuhi dengan Nathan. “Ini gila … ini gila,” gumam Anya seorang diri sambil menatap ke jalanan di depannya. Anya berusaha untuk tetap waras dengan semua yang terjadi dengan tiba-tiba. Dunia seakan runtuh tepat diatas kepalanya. “Hubungi Paman Jacob atau Luke. Telepon mereka. Aku akan baik-baik saja.” Suara milik Nathan sebelum polisi-polisi itu membawanya pergi. Anya meraih tasnya, dan mengaduk-aduk isi tasnya dengan sebelah tangan untuk mencari ponsel, namun apa yang dilakukan Anya hampir membuatnya celaka dengan kemunculan mobil dari arah berlawanan dan beruntungnya Anya berha

