Nathan - 54

1872 Kata

Ledakan itu telah memercik dan merambat ke setiap sisi dinding. Berkobar dengan ganas, melahap semua yang ada di dalam galeri. Senyum miring seakan menertawakan sebuah kemenangan untuk genderang perang yang baru ditabuh. “Kate Mary Olsen,” desis seorang pria usai kembali memasuki mobilnya yang parkir tak jauh dari galeri milik Kate yang terbakar habis dengan api yang menjilat-jilat. Api berwarna merah dan ledakan yang masih memercik mengundang orang-orang yang melintas dan pemilik bangunan lainnya segera berteriak, berbondong-bondong untuk memadamkan api, meski hal yang mustahil karena api merambat dengan cepat. Kate sampai di depan galeri lima belas menit setelahnya, usai ia mengurungkan niatnya untuk segera menemui Nathan karena di tengah perjalanannya Nolan yang menyampaikan jika ga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN