Nathan - 34

2092 Kata

Wajah Anya masih terlihat pucat dan kesedihan yang masih bergelayut nyata. Duka itu telah berlalu beberapa hari, namun rasanya kian berat bagi Anya. Setiap sisi rumah mengingatkan Anya akan keberadaan Sue, dan kini Fedra menghilang sejak hari itu. Tak ada yang tahu kemana ia pergi, bersama siapa dan karena alasan apa keputusan pergi itu diambil? Fedra membawa semua barang berharga milik Sue. Tanpa meninggalkan pesan apa pun. Mimpi buruk itu kembali datang di setiap malam Anya. Bahkan malam nahas itu kembali beredar, singgah sebentar dan pergi untuk mengusik kehidupan Anya. Tatapan mata ayahnya yang menatap untuk terakhir kalinya.  Derai airmata Anya dibawah kulit telapak ayahnya.   “Ayah aku mohon,” pinta Anya dengan tangis. “Anakku...” Suara lemah sebelum menghembuskan napas terakhir.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN