Sore sudah menjelang petang. Ricky dan Edo baru sampai di gerbang pintu asrama, membukanya dan melangkah memasuki halaman asrama sampai di depan pintu masuk. Tapi pintu tidak bisa di buka karena terkunci dari dalam. Mencoba mengetuk pintu namun belum juga ada jawaban ataupun yang membukakan pintu. "Duuh pada kemana sih orang-orang di dalam? Tidak tahu apa kita lagi kelaperan dari tadi," gerutu Edo dengan bunyi perut laparnya. "Sabar sob ...." "Aduuh ... makin laper aku! Jangan sebutin nama masakan itu," protes Edo makin tidak karuan dengan rasa laparnya itu. "Coba deh ... kamu ketuk lagi. Siapa tahu sekarang sudah ada yang menjawab ketukan hatimu," canda Ricky tersenyum tipis. "Tidak lucu sama sekali!" seru Edo mendengus kesal dengan sahabatnya itu yang terlihat tenang-tenang saja. R

