CHAPTER 90

2118 Kata

'Aku berada di rumah sakit hampir 1 minggu. Tapi selama itu, kau sama sekali tidak pernah menanyakan kabar apalagi menjengukku. Kau benar-benar teman s****n, Emily!' Emily memutar bola matanya malas saat mendengar nada bersungut-sungut dari seseorang di sebrang sana. Tangannya yang sejak tadi sibuk berkutat dengan keyboard komputer kini berpindah membenarkan letak kaca matanya yang sedikit merosot. "Kau masih bisa membuat kepalaku pusing dengan ocehanmu. Itu tandanya kau tidak apa-apa. Aku akan menjengukmu ketika kau sudah sekarat," balas Emily santai. Dan setelah itu ia menyeringai saat mendengar makian penuh kekesalan dari mulut berbisa milik Claudia Lonela. 'Kau menyumpahiku mati?! Cih! Aku yakin kau akan menangis darah ketika mendengar berita kematianku.' "Kau terlalu percaya diri.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN