Chapter 42 (Deva POV)

1715 Kata

     Bodoh! Benar-benar sangat bodoh.      Saat bagaimana aku masih bisa merasakan perasaan khawatir pada seseorang setelah apa yang dia lakukan padaku. Bagaimana saat aku masih bisa merasakan perasaan takut dan peduli setelah dia pergi dan membuatku menyandang sebagai title lelaki paling menyedihkan di muka bumi ini hampir selama bertahun-tahun lamanya. Dan bagaimana dengan bodohnya hatiku saat masih sangat mengharapkan sosok yang sudah menyakitiku begitu dalam dan membuatku hampir gila karenanya. Benar-benar bodoh dan tidak masuk akal.      Selama aku hidup aku belum pernah merasakan perasaan benci dan rindu secara bersamaan. Atau perasaan takut kehilangan yang tertutup oleh dendam dan kebencian yang coba kupupuk sedalam mungkin. Semuanya itu belum pernah aku rasakan sebelumnya. Dan ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN