Sudah 4 hari aku keluar dari rumah sakit setelah insiden aku kembali kolaps, dan sudah 4 hari pula aku tidak pergi bekerja alias meliburkan diri. Bunda benar-benar tidak memperbolehkan aku bekerja. 1 hari pun bunda tidak mengizinkannya. Bunda malah berucap dengan santai, "Tunggu 1-2 minggu atau sampai keadaanmu membaik. Kalau perlu cuti selama 1 bulan aja nggak papa." Ingin sekali aku berbicara seperti ini, "Bunda pikir itu rumah sakit milik nenek moyangnya, bunda? Seenak jidat berbicara seperti itu," tapi tidak aku lakukan. Takut kualat nantinya. Untung aku bekerja di rumah sakit 'Medika Harapan Jaya' yang tak lain adalah rumah sakit milik keluarganya katingku semasa kuliah. Dan lebih menguntungkannya lagi, dia sendirilah yang menjadi direktur utama di sana. Alvian D'Ezze. Itulah namany

