Wajah ketir memang masih menyelimuti semua orang. Namun tidak hanya Elyn yang kala itu berpura-pura jika semua baik-baik saja. Evan dan yang lain juga melakukan hal yang sama. “Kapalnya bagus sekali kan?” “Iya, ini sangat cantik!” Elyn saat itu menjawab dengan nada yang ceria. Senyuman lebar yang ia toreh terlihat sangat jelas dan suara keras tanpa keragu-raguan. Walau saat itu, semua orang tahu apa yang tengah Elyn sembunyikan. Bisa dikatakan bahwa Elyn sendiri sejak awal sudah menyadari bahwa mimpi buruknya itu sudah mulai membuat orang di sekitarnya yang menyayangi Elyn ikut khawatir dan menganggap bahwa gangguan tidur yang ia miliki itu adalah sebuah hal tidak biasa. Tentu saja, hal itu membuat Elyn pun ikut menutupi kenyataan saat ia bermimpi buruk. Elyn akan selalu bertindak

