Dua Belas: Dasar Qiana

1739 Kata

Pagi-pagi Valdo dan Qiana sudah ada di bandara, sesuai jadwal, mereka akan terbang ke Surabaya. Dengan tangan kanan menarik koper, tangan kiri Valdo menggenggam tangan Qiana. Ini adalah penerbangan  pertama Qiana dan Qiana mengaku jika dia gugup. Karena koper yang dibawa cukup besar, jadi mau tidak mau, koper tersebut harus masuk ke dalam bagasi dan kini, setelah beberapa tahapan, Valdo dan Qiana sudah berada di dalam pesawat. "Ada aku, jangan gugup" Valdomenenangkan dengan tangan yang mengeratkan genggamannya. Qiana mengangguk. Dia menarik napas dalam lalu mengembuskannya perlahan, mencoba tenang. Valdo bahkan memasangkan sabuk pengaman untuk Qiana. Benar-benar memperlakukan Qiana dengan sangat baik. Termasuk saat critical eleven, Valdo terus mencoba mengajak Qiana mengobrol agar tid

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN