Truk yang akan membawa anak-anak desa T pun mulai melewati perbatasan. Sepanjang perjalanan tentara yang mengemudi truk pun terus berkonsentrasi dengan jalanan di depannya. Sesekali ia juga melirik rekannya yang sejak meninggalkan kota dan rombongan tim Yeoh, rekannya itu terus diam di tempatnya. Membuat tentara itu cukup kesepian karena tak bisa mengontrol ataupun membuat suara berisik dengan menyalakan musik. Yah tentu saja sulit dilakukan. Mengingat mereka harus cukup hati-hati mencuri perhatian zombie yang mungkin tengah tertidur sambil berjalan karena tak bisa melihat situasi di hadapan mereka. “Terlihat mudah, tapi kita harus tetap hati-hati.” Rekannya itu tetap saja diam. Perasaan ganjil mulai menyusup di benak tentara itu. “Hei, apa kau sakit, Taemo?” “Berisik,” gumamnya. T

