Menjelang senja, Shinta pulang ke rumahnya. Ia memarkirkan motornya di teras samping rumah. Kakinya melangkah menuju depan pintu rumahnya yang terkunci rapat. Untung saja dia selalu membawa kunci cadangan. “Tumben, udah mau malam rumah kosong? Biasanya udah pada di rumah, deh,” gumam Shinta bertanya-tanya. Setelah masuk ke dalam rumah dan duduk di sofa, Shinta mengambil ponselnya dan membulat kaget ketika melihat notif missed call dari Mamanya sebanyak 20 kali. “Mati! Aku lupa nonaktifkan silent-nya!” Shinta segera membuka w******p-nya. Dia tahu, ibunya pasti mengirimkan pesan lewat w******p jika Shinta tak mengangkat panggilan. Mama: Mama Papa sama adik-adik kamu ke Maros. Nenekmu masuk rumah sakit karena jatuh di kamar mandi. Mama tahu kamu tidak bisa ikut, jadi kami berangkat cep

