“Bagaimana bisa Kamu tahu?” Aldiano memandang Wyne dengan kedua mata membesar. “Dinding itu dibikin tergesa dan masih ada ceceran red liquid.” Wyne menjawab, “Lalu ada jemari terjepit di salah satu sela dinding. Wyn pikir Korby saat itu masih hidup, berusaha membuka bata dinding.” Dijelaskan apa yang dilihat dia. Kedua mata Aldiano kembali membesar, Wyne bisa melihat itu? Dia saja hanya melihat Herman menyuruh dua orang menyeret jasat Korby ke sana, ditegakan, lantas dua orang lain cepat menutup jasat dengan batu bata dan semen. Saat Wyne pertama kemari, hidungnya bukan hanya mencium bau amis dari red liquid di badan Aldiano, lantas kedua mata menyisir ke sekitar tanpa Aldiano tahu, lalu menemukan ujung-ujung jemari tangan pria yang berupa kerangka tulang terjepit di salah satu bata di

