Saya tidak pendendam. Namun jika sudah terlalu memuakkan dan berkelebihan, sedikit pun rasa hormat saya tidak ada lagi untuknya. Itu benar. Bukan bermaksud ingin membenci apa yang sudah terjadi pada hidupnya. Namun rotasi kehidupan yang berubah-ubah dengan sangat cepat dari satu titik ke titik yang lain, membuat Rahee sadar. Bahwa apa pun yang sudah terjadi lebih baik di lupakan. Inginnya begitu. Agar kehidupannya tenang di masa mendatang. Tapi sayangnya, saat segala sesuatu yang baik Rahee coba terima, yang menjadikannya sebuah trauma belumlah lenyap sepenuhnya. Saat tubuhnya berdiri tegap dengan kedua kaki yang menyangganya. Tremor yang menjalar di seluruh bagian darahnya menjadi sangat tidak berarti. Dan Rahee memberikan tatapan kebencian tiada ampun. Bukan artinya dendam. Lebih

