BAB 19

1796 Kata

Ryan membantu Sena menggendong salah satu putranya dan membawanya masuk ke Apartemen. Kedua putranya sendiri sudah terlelap. Sena menidurkannya di dalam Box. Selesai menidurkan kedua putranya di bantu Ryan, Sena berjalan ke ruang tengah. Ada Gea yang membantu putri Ryan menonton kartun lewat tabnya. “Yan ... Kayaknya Gea cocok banget kalau jadi ibunya Sena.” Kata Sena ke sahabatnya. Ryan menatap interaksi putrinya dengan Gea. Gea memang terlihat sangat ke ibuan. Putrinya juga terlihat menyukai Gea. Tapi, dia tidak mencintai Gea. Ryan hanya menganggap Gea teman. Tak lebih dari itu. “Apaan sih..” Respon Ryan yang kini merangkul Sena. Sena tak keberatan. Karna ia dan Ryan sudah bersahabat sejak kecil. Ryan melepaskan rangkulannya, ia berjalan mendekati putrinya lalu mengambil tas yang i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN