BAB 18

1272 Kata

Kedatangan Aldric dan putranya mendapat tatapan terkejut dari teman-teman seperjuangannya. Bagaimana mungkin Aldric pensiunan playboy itu membawa seorang anak yang tertidur di lengan kekarnya. Kali ini Aldric terlihat seperti Papa muda yang bertanggung jawab. Aldric tak memperdulikan tatapan teman-temannya. Tapi, ketika melihat temannya ada yang merokok ia menyuruh temannya agar mematikan rokoknya atau menjauh karna putranya yang masih bayi itu nggak boleh kena asap rokok. Teman-temannya sendiri mau mengerti posisi Aldric. Mereka pun menjauh dan merokok. Ada juga yang mematikannya. Teman-teman perempuannya yang melihat sikap Aldric seketika di dalam jiwanya mereka ingin menikung. “Kok lo bawa anak segala, bini lo kemana?” Tanya salah seorang temannya. “Bimbingan.” Jawab Aldric cuek.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN