" Mama baik baik saja?" Tanya Ghea saat Nina kembali ke kamarnya dengan wajah pucat dan tangan yang gemetar " Ghea, apa kau tidak ingin pulang ke rumah lama kita?" Pertanyaan Nina membuat Ghea mengerti, pasti ada yang terjadi. " Aku tidak akan meninggalkan Noah ma." Senyumnya " Tapi dia itu-." Nina tidak bisa melanjutkan kata katanya. Ia takut Noah bisa mendengarkan. Ia hanya melirik sekitar, takut ada kamera yang mengintai " Aku mengenal Noah sejak kecil, dan aku yakin Noah tidak seburuk itu. Aku tidak bisa meninggalkannya lagi ma." Tutur Ghea tulus. " Ghea mama hanya ingin yang terbaik untukmu. Mungkin mama akan dihukum karna mengatakan ini. Tapi tadi mama dengar Noah bicara dengan wanita itu. Sayangnya handphone mama dihancurkan." Tutur Nina akhirnya. Ghea mengernyit " Mereka bica

