" Aku tidak tahu apa yang dia maksud. Dia hanya ingin menjelekkanku saja. Kau benar Ghea, dia ular! Dia sengaja menyebut nama Juan agar kau ragu padaku. Coba kau pikirkan baik baik, aku tidak mengenal dengan baik asisten tuan Noah itu, bagaimana aku bisa terlibat?" Nina menangis, ia menatap kepergian Diana dengan raut kesal " Baiklah, aku percaya padamu." Ujar Ghea memeluk ibu tirinya itu " Maaf ya ma, jika aku menyakiti hatimu dengan bertanya yang bukan bukan." Imbuhnya. Dan Nina hanya mengulas senyum kemudian mengangguk pelan. Ia benar benar licik " Kau mau makan apa? Biar mama buatkan." Tanya Nina membelai wajah cantik Ghea lembut. Ghea menggeleng pelan " Aku hanya ingin beristirahat. Kalau mama butuh sesuatu, minta saja pada pelayan." Jawab Ghea kemudian beranjak ke luar dari kamar

