Marisa membuka mata ketika merasakan sentuhan lembut di lengannya. Suaminya sudah tampak segar selesai mandi. "Jam berapa, Mas?" tanyanya lirih sambil meraih jam weker di nakas. Jam 04.20 menit. "Loh, tadi malam aku pasang alarm jam setengah empat. Apa tadi nggak bunyi?" "Bunyi, tapi Sayang nggak dengar." "Kenapa aku nggak dibangunin? Aku mau masak lebih awal." "Nggak perlu masak. Mas bisa beli nanti. Kamu kelihatan capek banget gitu." Aksara membantu istrinya untuk duduk. Marisa beringsut turun dengan tangan menahan selimut di dadanya hingga masuk kamar mandi. Sarapan pagi itu jauh dari ekspektasi semalam. Tidak ada ikan bakar, ayam krispi, dan sambel matah. Yang ada nasi berlaukan telur mata sapi, sambel bawang, dan sayur sawi di rebus. Mana yang bisa cepat saja karena Aksara haru

