Daniel tertawa sebagai ungkapan rasa tak percaya. Banyak kaum perempuan menemani pasangannya di sana, tapi hanya duduk sambil scroll layar ponsel. Mengawasi suami supaya tidak melirik perempuan-perempuan penggila fitness yang seksi. "Posesif juga kamu, Ris? Apa yang kamu khawatirkan? Mendapatkan istri seperti kamu, rasanya nggak mungkin Aksara macem-macem." "Godaan di mana-mana, Pak. Bahkan di tempat yang tak terduga sekali pun." Marisa ingat ketika Aksara futsal bersama rekan-rekannya hari itu. Yang bersorak kegirangan bukan pasangan mereka, tapi para cewek cantik yang duduk di tribun. "Oh ya, hari Rabu depan saya ngambil cuti sehari. Ada urusan keluarga, Pak." "Oke, yang penting kamu sudah mem-follow up pekerjaan yang dilimpahkan Tari ke kamu. Soalnya banyak banget yang harus kita se

