Goncangan kereta membangunkan Sisy dari tidur lelapnya. Dibukanya mata dengan sikap malas, melirik jendela dan mendapati langit masih remang remang. " Pagi." Sisy bergegas menegakkan tubuhnya, menatap Miftah sambil nyengir ," Pagi, capek ya kak ?" dilihatnya lelaki itu menarik lengan dan menggerakkan bahunya ," heheh .. maaf ..." " Gak apa apa." Miftah meluruskan punggungnya, mencoba menyimpan rasa nyaman dan utuh saat semalam helaan nafas gadis itu bertemu dengan detak jantungnya ketika Sisy tidur dalam pelukannya ," Mestinya sudah tidak jauh lagi." Sisy merapikan ikatan rambutnya, mengusap wajah dengan tissue basah ," Mau ?" " Thanks." Miftah menarik selembar sebelum mengulurkannya pada Rika di seberang lorong .. Kata orang kalau mau melihat kecantikan alami seseorang adalah saat ia

