Hari berganti hari ... kehidupan rumah tangga Ningsih dan Tomi berjalan lancar. Namun, Tomi mulai menaruh curiga atau tepatnya merasa ada yang aneh. Mungkin karena setiap b******a, Bima yang mengambil alih tubuhnya. "Dek Ningsih, kok aku heran, ya. Sejak awal kita menikah, aku selalu ketiduran kalau malam. Mas belum jadi menjamahmu. Maaf ya, Dek." ucap Tomi yang merasa bersalah. Perkataan Tomi itu justru membuat Ningsih deg-degan. Ningsih takut kalau Tomi sadar tentang adanya Bima. Wanita itu mencoba mencari alasan. Takut jika pertanyaan Tomi semakin meluas. "Mas Tomi 'kan capek bekerja. Lagi pula, Mas selalu memanjakan aku dan Wahyu. Mas jangan berfikir aneh-aneh, ya. Adek cinta Mas Tomi," jawab Ningsih dengan manja sambil bersender di pundak Tomi. Berharap lelaki yang menjadi suaminya

