Setelah acara siraman sekarang adalah waktu yang sangat ditunggu oleh Mita, yaitu mengucapkan janji sepasang suami istri. Mita sudah selesai di dandani dengan kebaya putih, dan Irwan juga sudah selesai memakai jasnya, dia nampak gagah, Mariska yang melihatnya memandang sendu. Sebentar lagi dia harus berbagi kasih sayang, dan perhatian sang suami. “Kamu gagah sekali Mas,” ucap Mariska sambil memeluk suaminya. Irwan pun lantas membalas pelukan Mariska. “Maafin aku ya, aku janji Cuma kamu prioritasku,” balas Irwan dengan selalu mengatakan maaf. Irwan merasa tak ada kata lain yang lebih baik selain maaf, dia yang harus menyaksikan sang istri menjadi bahan sesajen Tuan-nya, dan sekarang dia harus menduakan istrinya, sungguh Irwan merasa tak bisa menjaga keluarganya itu. Mita berjalan ke a

