Peramal

1274 Kata

Disa dan Tia sudah berada di pasar malam, tempat yang sangat ramai, berbagai macam permainan dan pedagang bercampur menjadi satu. Mereka bahkan ikut mengantri untuk bisa menaiki semua wahana yang ada di sana. Sekarang mereka bahkan sedang menaiki wahana kincir angin, namun tak lama mendadak wahana itu berhenti tepat saat mereka berada di atas. Sejenak mereka merasa panik, lalu biasa lagi, Karena memang wahana seperti ini sering tiba-tiba terhenti. Namun untuk anak-anak, mereka akan tetap ketakutan dan menangis. Dari atas mereka bisa melihat sebuah tenda hitam besar bertuliskan rumah hantu, sepertinya menarik, karena terlihat jika antriannya sangat mengular. "Nanti kita kesana ya Dis?” Tunjuk Tia ke tenda itu. Disa sebenarnya malas, dulu saat di kampung dia juga sering masuk ke waha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN