Rencana Mariska

1142 Kata

Mariska sekarang di rawat oleh Yanti, saat akan makan siang Yanti mengetuk pintu kamarnya. Yanti bertanya apa majikannya akan makan di sini atau makan di meja makan. Dan Mariska memilih untuk makan di meja makan, sehingga meminta Yanti untuk membantu mengantarnya menggunakan kursi roda. Saat mereka sudah sampai di meja makan, di sana sudah ada Hanubi dan Irwan yang sudah kembali dari toko. Fatmah yang sekarang melayani di meja makan menggantikan Sumarni yang sedang menyembuhkan diri. ‘Dimana wanita iblis itu?’ pikir Mariska. Kanjeng ibu belum memberi tahu keberadaan tangan kanannya itu saat akan makan, dan tak ada yang berani menayakan keberadaan ketua asisten di rumah mereka itu. Tak ada obrolan saat mereka makan, hening, hanya ada suara denting sendok beradu saja. Namun terkadang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN