Bli Raja, gue, Bu Angel duduk di meja makan dengan serangkaian sarapan yang dihidangkan dalam keadaan hangat. Aromanya menggiurkan, tentu, Bu Angel memang pandai memasak tapi rasanya masakannya kali ini benar-benar di atas kata normal. "Jadi, apa rencanamu selanjutnya, Raja?" Bli Raja menghentikan pergerakkan tangannya di atas piring."Belum ada." "Kamu taukan, Papi tidak menyukai sikap kasar kamu kepada Mela. Jadi Mami harap kamu bisa segera membuat pernyataan bahwa akan melegalkan hubungan kalian." Gue terbatuk setelah mendengar perkataan Bu Angel. Gue berusaha mengendalikan diri dengan menghabiskan setengah isi gelas yang tersedia. "Ini cara satu-satunya agar Papi dapat menerimamu." Gue mencoba melirik ke arah Bli Raja. Sungguh, jika hari ini memang akan ada badai. Gue merasa petir

