25

1114 Kata

Bli Raja melepaskan dress tidur yang gue kenakan. Tidak sehelaipun benang yang dia biarkan melekat di tubuh gue. Baik dia atau pun gue, kini dalam ketelanjangan yang sempurna. Batas-batas kami lenyap, menghilang dan menguap. Yang tersisa hanya rasa canggung yang tiba-tiba muncul. Di bawah guyuran air dingin dari shower. Bli Raja menatap gue yang lebih memilih memandang barisan jari-jari kaki kami yang saling menyapa satu sama lain. Kedua tangannya mencengkram lengan gue dengan kelembutan yang jauh berbanding terbalik dengan apa yang dia berikan beberapa menit lalu. Seperti siapa yang kini berdiri di depan gue adalah laki-laki yang berbeda. Bli Raja memandikan gue seperti anak kecil. Berkali-kali dia mengusapkan shampoo atau sabun tanpa bermaksud menggoda apalagi memercikkan getaran hasra

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN