Chapter 30

1553 Kata

Dua tahun kemudian.... "Selamat atas pernikahan kalian." Ucapan itu terus terlontar dari banyaknya para tamu undangan yang hadir. Janji suci pernikahan baru saja terucap dari kedua insan yang saling berpaut mesra itu. Acara pernikahan yang diadakan di salah satu Ballroom hotel berbintang lima ini, bertabur kemewahan namun tetap elegant. Kedua mempelai terus menebar senyuman. Begitu bahagia. Tapi, kebahagian itu sama sekali tak di rasakan pria yang saat ini tengah memperhatikan pengantin baru itu dari kejauhan. Dylan, berdiri di antara stand minuman, menatap lurus mempelai wanita. Kenapa begitu berat sekali melepas gadis itu. Dylan meneguk minumannya yang terasa pahit meluncur di tenggorokannya. Satu tepukan di pundaknya, membuatnya berpaling. "Dia bukan milikmu. Kau sungguh menyedih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN