Termasuk... Membunuh bayi ini.. Membunuh.... Bayii... "Arghhhhhh!!" jerit pilu itu di barengi dengan pecahan setiap pajangan yang ada di ruangan itu. Semua benda yang ada di pandangannya terpelanting akibat amukannya. Tangisan itu semakin meraung mengisi kekosongan malam. Siapapun yang mendengarnya pasti akan ikut merasakan kesedihan yang telah di alami perempuan malang itu. "PEMBUNUHHH!!! ARGHHHH!! PEMBUNUH!!" Tak puas dengan hancurnya seisi ruangan, perempuan itu mulai melukai dirinya sendiri. Menjambak dan memukul bagian tubuhnya. Emosinya mulai tak terkendali. Jeritan kesakitan itu terdengar nyata. Menyayatnya dalam kesalahan yang terus membayanginya. "Hiks.. Hilang... Dia hilang.." Para perawat yang berjaga mulai memasuki ruang perawatan. Menengankannya meski harus menerima am

