Venus kemudian menuruni anak tangga kontrakannya ketiga Galaxy Sudah beberapa kali menghubunginya dan mengatakan bahwa dia sudah menunggu di pinggir jalan membuat Venus sedikit berlari setelah itu berhenti dengan nafas tersenggal-senggal di hadapan Galaxy membuat Galaxy menarik sudut bibirnya setelah itu mengulurkan tangannya untuk menarik anak rambut Venus yang menghalangi Sisi wajahnya
"Kenapa berlari?" Tanya Galaxy
"karena kau sudah meneleponku beberapa kali, kau tidak sabaran sekali" kesal Venus membuat Galaxy hanya bisa terkekeh geli
"Ya sudah kalau begitu lebih baik sekarang kau masuk dan beristirahat dan normalkan Nafasmu di dalam mobil" ucap Galaxy kembali sambil membuka pintu mobil membuat Venus hanya memutar bola mata malas nya dan masuk ke dalam mobil tersebut Begitu pun dengan Galaxy dengan senyum mengembang di wajahnya dan hal tersebut tidak luput dari pandangan Jupiter yang menatap kepergian mereka dari lantai dua kontrakan tersebut Entah kenapa meskipun sudah bertahun-tahun melihat keakraban di antara Venus dan Galaxy namun Jupiter masih belum terbiasa untuk menatapnya secara langsung seperti ini saat rasa sesak langsung menggelayuti hati nya dan sialnya lagi dia tidak bisa berbuat apa-apa dan menelan rasa kekesalan tersebut seorang diri. Jupiter menghembuskan nafas kasarnya sebelum berbalik karena dirinya pun sebentar lagi harus menemui Janji temu dengan beberapa klien yang sudah ditugaskan atasannya untuk bertemu dengannya.
Sedangkan di tempat lain Galaxy dan juga Venus sudah sampai di salah satu pusat perbelanjaan di tengah kota untuk membeli keperluan Galaxy yang akan dia bawa untuk pergi berlibur ke Bali untuk beberapa hari kemudian bersama Venus dan juga beberapa sahabatnya yang lain
“ kau yakin akan membeli semua barang ini untuk kau bawa berlibur? "Tanya Venus membuat Galaxy menganggukkan kepalanya sedangkan Venus menggelengkan kepalanya benar-benar tidak percaya dengan apa yang ada di hadapannya setumpuk barang-barang dengan harga selangit sudah dipegang oleh beberapa pengawal yang Galaxy tugaskan untuk mengikuti mereka
" Bahkan aku saja harus kembali membuka koper untuk mengeluarkan beberapa barang karena tidak muat dan harus menerima ledekkan dari Jupiter, sedangkan kau sendiri tidak memikirkan berapa koper yang akan kau bawa untuk berlibur sebenarnya yang jadi perempuan di sini aku atau dirimu kelihatannya keperluan lebih banyak dariku "gerutu Venus membuat Galaxy hanya menarik sudut bibirnya
"semua barang itu juga adalah barang cadangan untukku dan juga dirimu Apa kau tidak lihat barang-barang yang kita beli tadi juga ada barang-barang milik mu "ucap Galaxy membuat Venus menghentikan langkahnya setelah itu menatap sahabatnya tersebut
“tetapi aku tidak memintanya kau yang memaksa untuk membelikannya bukan padahal menurutku itu barang yang tidak terlalu penting, untuk apa kita kita repot repot membawa semuanya ke Bali"ucap Venus kembali membuat Galaxy hanya mengulurkan tangannya sambil mengacak rambutnya dengan Gemas
"Sudahlah tidak usah memikirkan Berapa banyak koper yang akan kita bawa toh kita tidak akan menyeretnya seorang diri bukan aku akan membawa beberapa pengawal untuk mengawasi beberapa barang-barang kita "ucap Galaxy membuat venus hanya bisa menghembuskan nafas kasar
" ya mungkin Itulah salah satu keberuntunganku mempunyai sahabat super kaya seperti mu aku tidak terlalu memikirkan barang keperluan ku dan juga kerepotan yang akan aku alami nantinya "gumam Venus membuat Galaxy hanya bisa tergelak
"untuk itulah manfaatkan Aku semau mu untuk hal apapun "tawar Galaxy membuat langkah Venus terhenti sambil menatap ke arah wajahnya
“ kenapa kau ingin aku memanfaatkanmu bagaimana kalau aku memanfaatkanmu untuk membelikanku barang-barang mewah dan juga mengatakan kepada teman-temanku bahwa kau itu adalah calon suamiku apa Kau rela aku mengatakan hal seperti itu? "Tanya Venus dengan wajah seriusnya membuat Galaxy mengulurkan tangannya dan mencengkeram bahu Venus dengan lembut
“ Tentu saja aku akan dengan senang hati mu memperkenalkan diriku sebagai calon suamimu di hadapan semua teman-temanmu Bukankah sebelum-sebelumnya aku sudah mengatakan bawa aku bersedia menjadi apapun dalam hidupmu "ucap Galaxy malah membuat Venus menjadi gugup, wajahnya berubah menjadi hangat dan pasti sudah memerah membuat Venus langsung memalingkan wajahnya karena tidak ingin Galaxy melihatnya
"hentikanlah omong kosong itu aku hanya bercanda" Ucap Venus sambil menepis tangan Galaxy pada bahunya setelah itu kembali berjalan
“ tapi aku serius dengan yang aku katakan bukanlah sebuah omong kosong belaka untuk membuat pipi mu memerah "ucap Galaxy sambil menatap punggung Venus yang semakin menjauh
" Ya Anggap saja seperti itu jadi lebih baik kita segera mengisi perut ini karena aku benar-benar lapar “ ucap Venus yang lagi mengabaikan perkataan dari Galaxy beberapa tahun ke belakang Galaxy selalu mengungkapkan perasaannya tersebut kepada Venus tapi Venus selalu menganggapnya hanya sebuah lelucon, mungkin karena persahabatan mereka yang sangat lama membuat Venus tidak percaya jika apa yang Galaxy rasakan adalah sebuah cinta , Venus mengira perasaan Galaxy hanyalah sebuah rasa sayang seperti pada keluarganya sendiri namun Galaxy tahu sendiri apa yang sedang dia rasakan bukanlah rasa sayang seperti yang Venus katakan tapi Galaxy mencoba untuk bersabar dan mengikuti semua alurnya selama ini Venus pun tidak dimiliki oleh siapapun dan dirinya juga tidak menjalin hubungan dengan siapapun Jadi mereka menikmati persahabatan dan juga kedekatan mereka masih dengan ikatan Sahabat Sejati sebelum rencana Galaxy terlaksanakan nantinya dan perjalanan ke Bali adalah salah satu rencana nya yang dia buat, tentu saja untuk kembali menyatakan perasaannya kepada Venus di hadapan semua sahabat-sahabatnya.
Akhirnya Galaxy menghembuskan nafas panjangnya mungkin bisa dikatakan dia lelah untuk mengejar Venus tapi semangat yang menggebu di dalam dirinya pun tidak pernah padam membuat Galaxy pun akhirnya mengikuti langkah Venus
“ kita akan makan di mana?” Tanya Galaxy setelah mengejar langkah Venus
“ Japanese food seperti biasa kesukaanku dan juga kesukaanmu "ucap Venus membuat Galaxy mengangguk setuju mereka kemudian mencari salah satu restoran jepang yang berada di pusat perbelanjaan itu untuk mengisi perutnya Setelah beberapa jam ini mengitari untuk membeli barang-barang yang Galaxy perlukan yang jumlahnya tidak sedikit membuat betis venus pun merasa sedikit pegal sepertinya malamnya dia kan langsung memijat betisnya sendiri
“ kalau harus membayarkan apa pun yang aku makan kali ini karena kau benar-benar menguras tenaga untuk menemanimu” ucap Venus membuat Galaxy langsung mengacungkan kedua jempol nya terus kemudian menatap ke arah para penjaga yang duduk tidak jauh dari mereka
"Lihatlah bahkan penjagamu itu sudah kerepotan membawa barang-barang mu padahal tubuh mereka bisa dikatakan seperti seorang binaragawan "ucapan Venus membayangkan seberapa banyak barang yang Galaxy beli dan Sepertinya laki-laki di hadapannya ini hanya menganggapnya Acuh Tak Acuh dengan terus memakan hidangan yang kini sudah tersaji di hadapan mereka.