VJG 04

1079 Kata
Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat Venus tidak yakin jika dirinya benar-benar bertahan selama ini menjalani kehidupan yang sangat sederhana selama sepuluh tahun yang lalu saat dirinya menginjakkan kaki di sebuah kontrakan kecil di pinggiran kota. Venus tidak yakin dirinya akan bertahan lama dengan semua segala kesulitan yang akan dia alami namun berkat orang-orang yang di sekitarnya yang selalu memberikan kekuatannya juga menyemangatinya membuat Venus kembali berpegang teguh kepada dirinya sendiri bahwa dirinya bisa untuk berubah menjadi sosok Venus yang baru, meninggalkan Venus yang lama yang hanya tinggal kenangan dan  jika semua Venus pikirkan Semuanya tidaklah buruk dia masih bisa tidur di naungi sebuah atap, setiap harinya pun dia pasti bisa memenuhi perutnya yang lapar meskipun sesekali Dia berbuat nakal dengan memakan makanan instan dan menyembunyikan dari ibunya tapi bagi Venus itu masih terbilang lebih baik daripada mereka harus terlunta-lunta di pinggir jalan seperti Kebanyakan orang yang selalu ditemui di kota-kota besar "Venus Kau sedang apa?" Ucap seseorang yang kini tengah berdiri di ambang pintu kamar kontrakannya membuat Venus langsung berbalik menatap ke arah orang tersebut setelah itu mendelikkan matanya “sudah aku katakan berapa kali panggil aku kakak” Ketus Venus sambil terus memasukkan beberapa barang ke dalam koper sedangkan Jupiter yang mendengarnya hanya terkekeh geli sambil masuk dan duduk disalah satu kursi yang berada tidak jauh dari Venus  "Ayolah kita ini sudah sama-sama dewasa Biarkan Aku memanggilmu dengan sebutan nama” ucap Jupiter yang kini sudah berusia 21 tahun membuat Venus langsung menatapnya dengan tatapan tajam  " jika kau bertambah dewasa aku pun sama, ingat jarak umur kita 5 tahun dan itu  sudah cukup bagiku sebagai alasan kau memanggil ku kakak” ucap Venus nada seperti biasanya saat memarahi Jupiter ketika dia berbuat nakal saat kecil dahulu  “Baiklah kalau begitu aku tidak akan memanggil Kakak ataupun memanggil namamu Bagaimanakah dengan Panggilan sayang, honey atau  darling"namun Jupiter belum menyelesaikan kalimatnya ketika sebuah boneka langsung mendarat pada wajahnya membuat Jupiter malah tergelak " Berhentilah menggangguku aku sedang berkemas "ucap Venus setelah itu berdiri dan mengambil beberapa buku untuk dia masukkan ke dalam cover membuat Jupiter pun mengalihkan pandangannya  "kau membawa barang sebanyak itu Memangnya kau akan kembali selama sebulan,?” tanya Jupiter sambil terus menatap kearah koper besar di hadapannya "laki-laki memang tidak pernah mengerti, kalian harus tahu bahwa barang-barang wanita sedikit lebih banyak daripada barang-barang kalian jadi Berhentilah untuk berkomentar" kesal Venus setelah itu langsung menutup kopernya dengan sedikit kesusahan karena barangnya yang overload dari yang seharusnya  “Sudah aku katakan meskipun sebanyak apapun  barang bawaan kalian kalian harus sadar diri dengan ukuran koper kalian Keluarkan saja barang-barang yang tidak penting daripada koper mu rusak "saran Jupiter kembali membuat Venus menghembuskan nafas panjangnya setelah itu kembali membuka koper yang tidak bisa ditutup sedikit pun dan menatap barang-barang yang disusun serapi mungkin "tapi semua barang-barang ini penting bagiku"jawab Venus membuat Jupiter beranjak dari duduknya setelah itu menekuk lututnya dan melihat isi koper dari Venus dan mengeluarkan 1 topi pantai yang berukuran besar dan juga sepatu dari dalam sana dan mengangkatnya di hadapan wajah Venus  " menurut ku kedua barang ini tidak terlalu penting untuk apa topi sebesar ini dan juga sepatu ini kau kan pergi ke pantai bukan, bukan untuk pergi jogging di pagi hari " ucap Jupiter membuat Venus langsung mengambil kedua barangnya dengan kasar setelah itu meletakkannya kembali “  sudah ku katakan kau tidak akan mengerti kebutuhan wanita jadi Berhentilah untuk mengacau "kesal Venus yang kembali mencoba untuk menutup kopernya dengan hasil yang sama sedangkan Jupiter hanya mengangkat bahunya Acuh " terserah kau saja yang penting aku sudah ingin membantumu Biarkan saja koper mu rusak dan membuat semua barang barangmu keluar dengan sendirinya di dalam pesawat "ucap Jupiter sambil melipat kedua tangannya dan menaikkan sebelah alis nya menatap Venus dengan tatapan mengejek yang akhirnya membuat Venus a mau tidak mau mengeluarkan beberapa barang agar kopernya bisa ditutup karena Venus tidak ingin semua perkataan Jupiter benar-benar terjadi dan itu pasti akan sangat memalukan, dan baru saja Jupiter anda kembali melayangkan protes tiba-tiba ponsel Venus bersering menampilkan nama Galaxy dengan emoticon hati di setiap ujung namanya dengan terburu-buru Venus langsung mengangkat telepon dari sahabat kecilnya tersebut  "Halo" jawab Venus dengan mata berbinar “kau janji bukan menemaniku untuk berbelanja keperluan kita nanti di Bali" ucap Galaxy membuat Venus kembali menarik sudut bibirnya “ tentu saja Mana mungkin aku lupa” jawab Venus " ya sudah kalau begitu 30 menit lagi aku  akan sampai menjemputmu "ucap Galaxy “ Baik lah” jawab Venus  setelah itu sambungan  telepon mereka terputus Venus dengan cepat langsung meletakkan kopernya dan juga ponselnya dan bergerak ke arah lemari memilih beberapa baju, Venus terlihat tampak bingung hendak memakai pakaian yang mana saat bertemu dengan Galaxy  " Bagaimana dengan pakaian ini apa akan cocok? " tanya Venus sambil menggantungnya di depan tubuhnya memperlihatkannya kepada Jupiter yang sedari tadi menatapnya dengan tatapan diam  “tidak cocok itu terlalu pendek" Jawab Jupiter dengan nada dingin  membuat Venus melemparkan pakaian tersebut ke atas tempat tidur Setelah itu meraih kembali pakaiannya dengan model yang lain " bagaimana dengan yang ini? "Tanya Venus kembali " terlalu tipis "jawab Jupiter yang Bahkan tidak menatap ke arahnya sedikit pun membuat Venus berdecak dengan kesal setelah itu kembali melakukan hal yang sama menarik beberapa pakaian yang menurutnya kali ini Jupiter tidak akan protes lagi Namun semua itu salah ketika Jupiter langsung bersiap-siap untuk mengomentarinya lagi namun Venus langsung memotongnya dengan cepat  “ Jangan katakan pakaian ini pun tidak cocok kau tahu aku ini tipe wanita yang akan terlihat cantik mengenakan pakaian apapun jadi jangan pernah membohongiku untuk pakaian yang ini aku tidak akan menanyakan pendapatmu "ucap Venus setelah itu berjalan kearah kamar mandi untuk segera bersiap-siap karena sebentar lagi Galaxy akan menjemputnya dan Jupiter yang di tinggal seorang diri di tengah ruangan Hanya duduk terdiam sambil menatap kosong ke arah koper besar di depannya entah kenapa Jupiter merasa jika dirinya tidak rela melihat keakraban antara Venus dan juga Galaxy meskipun dia tahu bahwa mereka bersahabat sedari kecil bahkan Jauh sebelum Venus mengenal dirinya tapi entah kenapa rasa tidak rela tersebut semakin kuat bertambah ketika dirinya sudah dewasa seperti saat ini. Jupiter kemudian terhenti ketika pintu kamar mandi terbuka menampilkan Venus yang sudah siap dengan pakaian santainya yang melekat di tubuhnya  "Bagaimana cantik?” tanya Venus sambil menatap dirinya di pantulan cermin besar di hadapannya  "ia sangat cantik" jawab Jupiter masih dengan menatap dengan tatapan kagum bahkan dirinya sendiri tidak tahu bahwa ekspresi wajahnya tidak dia kontrol membuat Venus menatap Jupiter dengan tatapan tanya. 
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN