41. Mengaku

1922 Kata

Setelah memberikan obat pengar pada Je dan memastikan laki-laki itu tertidur, Jo kembali bersama Anya. Wanita itu sedikit menguletkan tubuhnya yang terasa kaku seharian ini. Ia pun kembali bersandar dengan sangat nyaman di dalam mobil Jo. “Terima kasih untuk hari ini, Jo. Jika bukan karena bantuanmu kurasa kita tidak akan menemukan Je sebelum dia dihajar massa seperti tadi,” kata Anya dengan senyuman manisnya. Di balik setirnya Jo juga tersenyum menatap Anya. “Harusnya aku yang berterima kasih karena kau yang menjaga Kakakku dan selalu ada bersamanya. Dan aku rasa kau satu-satunya orang yang berada di sisi kakakku dalam waktu yang lama, setelah Grandma dan Coach Xavier. Hanya kau yang bisa menerima kakakku dengan segala kekurangannya.” Anya terkekeh. Bukankah pujian Jo terasa berlebihan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN