42. Pertanyaan Tak Terduga

1896 Kata

    Selalu mengkuatirkan Je. Mungkin itu yang selalu ada di pikiran Anya saat ini. Melihat Je mabuk-mabukan kemarin membuatnya sedikit kuatir. Siang itu ia berpikir akan membelikan Je makan siang di sela-sela waktu istirahatnya di kantor. Beberapa hari ini ia dibebani banyak sekali tugas dan laporan yang harus ia selesaikan. Di saat Je hiatus seperti ini, Anya yang harus mengambil alih tugas dan menyelesaikan semuanya.      Beberapa hari ini Je tidak datang ke kantor maupun ke arena basket. Ia mengurung diri di dalam kamar, entah apa yang dilakukannya. Setiap Anya memiliki waktu senggang, ia menyempatkan diri untuk melihat kondisi Je. Sejak hari penangkapan Bella, Je tidak mau berbicara dengan siapapun. Anya jelas tahu hati Je masih terasa terluka. Ia hanya akan menyiapkan makanan untuk J

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN