Seminggu telah berlalu dan pihak kepolisian memanggil keluarga Viona untuk berkumpul. Je yang awalnya sedang berada di lapangan basket langsung berangkat menuju ke kantor polisi. Begitu juga Anya yang awalnya mengikuti Je di lapangan untuk membahas masalah kantor di sela-sela waktu istirahat latihan. Seperti permintaan Je. Saat Je masuk, Anya memilih menunggu di luar. Bagaimanapun ia bukanlah anggota keluarga jadi ia tidak berhak untuk tahu. Je masuk ke dalam ruangan. Di dalam ruangan itu sudah ada ayah, ibu dan Jo serta Rivaldi dan Celline tanpa Becca. Setelah menyapa Rivaldi dan Celline, tanpa menyapa yang lain Je duduk di samping kursi Jo. Sally masih menatap Je dalam diam, berharap putranya lebih hangat namun nyatanya tidak demikian. Entah mengapa hati Je sekeras batu p

