64. Tiket VIP

1811 Kata

    “Mama yakin?” tanya Je dengan bersidekap. Dirinya ingin meminta izin untuk tidak ikut pertandingan final hari ini karena ia ingin menangani perusahaannya. Tapi ternyata Sally malah melarangnya. Malah memberikan tas olahraga pada Je.      Sally menatap wajah putranya sambil melepas dasi milik Je. Sally tidak ingin putranya ke kantor hari ini. Ia tahu Je menghadapi pertandingan besar dan ia harus fokus untuk itu.      “Mama yakin. Kau tidak boleh berhenti di tengah jalan. Apalagi ini mendekati garis finish. Kau sendiri yang bilang, kalau kau tidak ingin meninggalkan timmu. Kau harus bertanggung jawab sampai akhir. Benar kan?”      “Tapi, Ma…” Je memotong, memandang Anya dan Jo di sana, mencari pembelaan. Ia sendiri tidak mau meninggalkan orang-orang terdekatnya dalam kesulitan sementa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN