36. Belajar Merelakan

2226 Kata

Warning: Siap-siap mewek...      Suara tangisan terdengar di dalam ruangan itu. Mereka yang merasa kehilangan tidak dapat lagi menutupi bagaimana rasa sedihnya. Termasuk Sally dan keluarganya. Semua merasa kepergian Viona terkesan sangat mendadak. Wanita itu tidak memiliki penyakit serius selain darah rendah, tapi bagaimana bisa ia pergi secepat ini.      Sally menangis sejadi-jadinya dalam pelukan George. Begitu juga dengan Jo yang sudah menangis sambil merosot di bawah dinding. Mereka begitu kehilangan.      “Mengapa Mama pergi secepat ini, Ma? Mengapa?” Sally terus mengulangi ucapannya. Tidak terima jika Viona pergi.      “Mama bilang aku harus bahagia. Tapi tanpa Mama, apalah arti bahagia itu, Ma? Mama… mengapa Mama harus pergi secepat ini? Aku belum membahagiakan Mama. Aku masih b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN